Jumat, 12 April 2013

Pesanku Kepada Dia Calon Istriku


Apa kabar calon istriku?
wanita pilihan Allah untukku,
insan yang akan berjodoh dengan ku.
siapa dan dimana engkau aku tidak pernah tahu.
apakah kamu seorang wanita yang shalihah?
atau wanita yang sedang mengejar ketinggalan dan memperbaiki kesalahan di masa lalu sepertiku?
ataukah seorang wanita yang masih terlena dengan keindahan dunia?

Jika kau wanita shalihah, ku harap engkau mau menemani hari-hariku,
menegur dan mengingatkanku serta meluruskan arah jika aku salah langkah.
aku akan berusaha menjadi imam yang baik
aku sedang belajar bagaimana menjadi imam yang baik untukmu.
aku sedang belajar bagaimana menjadi suami, dan ayah yang baik untuk anak-anak kita kelak.
aku sedang belajar bagaimana menjadi menantu dan ipar yang baik untuk mertua dan saudara/i mu kelak.


Namun jika kau adalah wanita yang sedang bangkit dari kesalahan,
sudahkah hari-harimu kau isi dengan perbaikan diri?
sudahkah hari-harimu kau jaga dari godaan cinta yang silih berganti
datang menghampiri?
sudahkah khilafmu kau perbaiki?
sudahkah kelalaianmu dimasa lampau engkau sesali?
ku harap engkau adalah sosok wanita yang mau memulai memperbaiki diri,
menebus kesalahan di masa lampau dengan penyesalan dan cucuran air mata taubat,

Jangan khaawtir calon istriku, akupun bukan seorang yang suci dari dosa,
bukan ikhwan yang tinggi ilmu agamanya.
aku hanyalah ikhwan biasa yang sedang menebus kesalahan di masa lampau
dengan perbaikan dan cucuran air mata penyesalan.
jika kau mampu menjaga hati, maafkan aku yang sempat mencoba
mencari sosokmu dari mereka yang telah menjadi mantanku.
ku harap engkau mau memaafkan khilafku.
aku menyesal dengan segala khilafku dulu, dan aku telah berjanji menjaga
kesucian cinta ini hanya ku persembahkan untukmu nanti.
maafkan aku calon istriku, meskipun ragaku tak termiliki, namun hati dan cintaku
pernah menjadi milik mereka.
atau jika ternyata engkau sama sepertiku yang pernah melabuhkan hatimu
kepada laki-laki sebelum aku, aku sangat memaklumi dan mengerti khilafmu, karena aku
pun juga begitu.

Namun, jika kau adalah wanita yang masih terlena dengan kenikmatan dunia,
ku harap engkau segera bangkit dan tenggelam dalam linangan air mata, atas
dosa yang pernah kita banggakan.
tiada manusia yang luput dari salah dan khilaf bukan?
dan sebaik-baik dari kita adalah yang mau bertaubat, mau memperbaiki diri,
mau menyesali kesalahan yang kita perbuat dan berjanji untuk tidak mengulanginya
Allah al-ghofur.. Allah maha pengampun.

Ku isi hariku kini dengan perbaikan diri,
aku akan belajar semua kewajibanku padamu, agar kehadiranku di dalam
hidupmu bisa membawa warna kebahagiaan baru.
ku tak resahkan kedatanganmu karena akupun belum siap menerima kehadiranmu.
ku jaga hati dan jiwa ini hanya untuk engkau yang nantinya Allah halalkan dengan pernikahan suci.
Doakan agar aku istiqomah di penantian ini.
ku nanti engkau disini, dengan cinta Allah yang setia menemani,
aku kan setia menantimu, hingga saatnya tiba kau datang kepadaku.
ku sampaikan semua rinduku kepada Allah yang maha tahu.
karena hanya Dia yang tahu dimana keberadaanmu, dan hanya Dia yang mampu
menyampaikan segala rinduku padamu.

Karena aku inginkan Allah yang bertahta,
ku jaga hatiku dari cinta sebelum akad nikah tiba.
ku ingin menerimamu, bukan semata-mata karena cintaku padamu, tapi ku ingin
menerimamu untuk meraih Cinta dan Keridhaan-Nya, aamiin.
"pilihan allah tak selalu indah inginmu, namun itulah pilihannya"

Pilihannya pasti yang terbaik untuk kita, mungkin kebaikan itu tidak terletak pada
orang yang kita pilih, tetapi jalan yang kita pilih, atau mungkin kebaikan
itu terletak pada kesabaran dan keikhlasan kita menerima segala ketentuan-Nya.

*Original Source : http://nowilkirin.blogspot.com/2013/04/pesanku-kepada-dia-pasangan-hatiku.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Budayakan Komentar dengan baik dan benar.
kalo bisa sesuai EYD :p
:D